25 Maret 2009

Perubahan Ujian Kemampuan bahasa Jepang ( JLPT )

Dari beberapa artikel yang saya baca di internet dan informasi dari teman bahwa untuk pelaksanaan ujian Nihongo Nouryoku Shiken ( The Japanese Language proficiency Test / JLPT ) mulai tahun 2010 akan berbeda dari biasanya . Mulai dari perubahaan format level ujian sampai pada tingkat kesukaran dari tiap level dan bahkan katanya ada kemungkinan penambahan pada materi ujian .

Bagi '' komunitas nihongo '' kalau boleh dibilang begitu , ini berarti akan menjadi suatu tantangan berat agar mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk mengikuti ujian kemampuan bahasa Jepang . mengapa begitu..??? bagi orang - orang yang mengenal dan mempelajari bahasa Jepang pasti sudah tahu dan mengerti bagaimana tingkat kesulitan dari bahasa Jepang itu sendiri . Mulai dari kotoba yang mesti di hafal , kanji yang rumit sampai bunpo yang begitu memusingkan kepala . Apalagi untuk soal - soal Dokkai bunpo yang menurut saya disinilah bagian tersulit dari keseluruhan materi ujian . Kalau untuk soal - soal Choukai ( listening ) tinggal bagaimana kita konsentrasi mendengarkan pada saat ujian .


Berikut ini adalah beberapa perubahan yang akan terjadi untuk pelaksanaan ujian kemampuan bahasa Jepang :

1. Format Soal

Bagi minasan yang belajar bahasa Jepang tentu tidak asing dengan istilah 1 kyu, 2 kyu, 3 kyu, dan 4 kyu. Apalagi istilah Moji dan Goi, Chokai, Bunpo dan Dokkai. Istilah 1 kyu, 2 kyu, 3 kyu, dan 4 kyu mulai tahun 2010 akan tidak dipakai lagi. Istilah yang akan dipakai adalah N1, N2, N3, N4, dan N5. Apa maksud istilah N? apa pula itu N5?

N adalah singkatan dari kata Nihongo dan New. Nihongo Noryoku Shiken mulai tahun 2010 terdiri atas 5 Level (N1~N5). Alasan diberlakukan 5 level ini adalah karena banyaknya keluhan tentang jauhnya perbedaan tingkat kesulitan soal dari level 3 ke level 2, sehingga banyak yang kesulitan untuk lulus level 2. Adapun penjelasan dari kelima level tersebut adalah sebagai berikut:

N1: Level soal sama dengan 1 Kyu sekarang ini, tetapi dari segi kualitas dan bobot soal akan lebih sulit

N2: Level soal hampir sama dengan 2 Kyu saat ini

N3: Level soal antara 3 Kyu dan 2 Kyu

N4: Level soal hampir sama dengan 3 Kyu saat ini

N5: Level soal hamper sama dengan 4 Kyu saat ini.

Mengenai format soal yang akan diujikan (selama ini terdiri atas: Moji dan Goi, Chokai, Bunpo dan Dokkai), panitia penyelenggara sebenarnya akan menambah soal Koto (speaking) dan Sakubun (writing) mulai periode 2010, tetapi rencana ini belum dapat terlaksanakan. Berita yang dilansir di situs JF menyebutkan, rencana penambahan soal akan dikaji lebih lanjut lagi.


2. Pelaksanaan

Sampai dengan tahun 2008, Nihongo Noryoku Shiken diadakan secara serentak di seluruh dunia sekali dalam waktu satu tahun, yakni pada hari minggu di minggu pertama bulan Desember. Mulai tahun 2009 pelaksanaan Nihongo Noryoku Shiken akan berlangsung dua kali dalam satu tahun yakni pada bulan Juli dan Desember. Adapun alasan ditambahnya jadwal Nihongo Noryoku Shiken adalah karena semakin banyaknya minat para pembelajar bahasa Jepang untuk mengikuti Nihongo Noryoku Shiken. Jumlah pembelajar bahasa Jepang di seluruh dunia sekarang ini, tercatat lebih dari tiga juta orang. Sebagai catatan, pelaksanaan Nihongo Noryoku Shiken pada bulan Juli 2009 hanya dilaksanakan di Jepang, China, dan beberapa Negara yang telah ditunjuk. Ujian yang diadakan-pun hanya Level 1 dan 2. Pada 2010 nanti, ujian bulan Juli direncanakan akan diselenggarakan di seluruh dunia dan hanya N1 dan N2.